Respon Potensi Bencana di Pesisir Selatan Jatim, Laskar Hijau Bertekad Bangun Daya Dukung Lingkungan


Lumajang, nolar.id
– Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Dwikora Karnawati pada Jum’at (28/05/2021) memperingatkan adanya potensi gempa bumi di atas Magnitudo 8,7 dan Tltsunami hingga ketinggian maksimum 29 meter, dengan kecepatan 20-24 menit, serta ketinggian genangan hingga 22 meter di pesisir selatan Jawa Timur.

BMKG juga telah mengamati dan menganalisis fenomena gempa bumi yang terus meningkat di Jawa Timur beberapa waktu terakhir. Tahun-tahun sebelumnya, gempa bumi di Jawa Timur  rata-rata terjadi sebanyak 300-400 kali. Namun sejak awal Januari 2021 sudah terjadi gempa bumi sebanyak 600 kali lebih.

Ads

“Kami menyusuri pantai mulai Jatim sampai Selat Sunda mencek yang kami khawatirkan dari catatan sejarah gempa-gempa yang kekuatannya di atas M 7,0 diprediksi skenario terburuk kekuatannya M 8,7. Kekuatan M 8,7 ini bisa membangkit tsunami,” ungkap Dwikora.

Hasil permodelan yang telah dilakukan oleh BMKG ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Perlu adanya langkah untuk meminimalisir terjadinya korban dengan berbagai cara dan upaya.

Pakar Tsunami dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), Widjo Kongko mengatakan bahwa keberadaan hutan Mangrove di kawasan pesisir sangat efektif untuk mengurangi efek Tsunami hingga 50 persen.

Menurutnya, jika ketebalan hutan mangrove antara 150-200 meter, bisa mengurangi Tsunami hingga 50 persen.

Selain itu, keberadaan Mangrove dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitarnya karena akan berlimpah ikan, kepiting, dan lain-lain.

A’ak Abdullah Al-Kudus selaku Ketua Laskar Hijau melihat kawasan pesisir di wilayah selatan Jawa Timur mulai dari Banyuwangi hingga Pacitan banyak yang rusak akibat ulah manusia.

“Oleh karena itu Laskar Hijau akan melakukan penanaman Mangrove di kawasan Pesisir Selatan Jawa Timur guna membangun daya dukung lingkungan untuk mengantisipasi daya rusak Tsunami yang sangat mungkin akan terjadi,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut menurut A’ak akan dilakukan secara bertahap dan berjangka panjang dengan melibatkan semua relawan Laskar Hijau dan jaringan Laskar Hijau yang ada di pesisir selatan Jawa Timur mulai dari Kabupaten Banyuwangi hingga Kabupaten Pacitan.

Tentu, kegiatan ini membutuhkan energi serta pendanaan yang cukup besar.

“Oleh karena itu, Laskar Hijau melakukan kerjasama dengan kitabisa.com untuk menggalang donasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, A’ak menyampaikan bahwa hasil donasi tersebut akan digunakan untuk pengadaan, penanaman, dan perawatan Mangrove.

Klik untuk donasi : https://kitabisa.com/tanammangroveuntukantisipasitsunami?utm_source=socialsharing_donor_android_fa3c654d64f4e4cfa3d29c3a2cd38b79&utm_medium=CampaignPage_whatsapp&utm_campaign=Campaign

Pewarta : Muhammad Riski
Foto : Muhammad Riski

Ads
Share on email
Email
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Laskar Hijau Gelar Doa Bersama dan Berikan Warning Adanya Potensi Bencana

Lumajang, NOLAR.id – Bertempat kaki Gunung yang berada di Kecamatan Klakah, yakni Lemongan, Laskar Hijau langsungkan Doa Bersama (Istighosah), Jum’at (04/06/2021). Hal tersebut sengaja dilakukan oleh organisasi swadaya yang berfokus pada penghijauan, khususnya melakukan konservasi kawasan hutan Gunung Lemongan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada, Sabtu (05/06/2021). Sebelum melangsungkan doa bersama, acara

Ingin Bangun Demokrasi Lebih Baik, PMT Jatim dan Bawaslu Lakukan MOU

Tulungagung, NOLAR.id – PMT Jatim (Paguyuban Mahasiswa Tulungaung Jawa Timur) bekerjasama dengan Bawaslu Tulungagung dalam penandatanganan MOU sebagai wadah dan mitra pengembangan pengawasan parsitipatif Pemilu, Kamis (29/04/2021). Acara tersebut digelar di Kantor Bawaslu Tulungagung yang berkedudukan di Jalan I Gusti Ngurah Rai Nomor 65 Tulungagung dengan tujuan selain penandatangan MOU juga sebagai ajang silaturahmi atau

GUSDURian Peduli Bangun Sumur Bor Untuk Masyarakat Aholeang dan Rui

Majene, NOLAR.id – Setelah mendirikan 30 Huntara (Hunian Sementara). GUSDURian Peduli membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Dusun Aholeang dan Rui yang mengungsi di Desa Mekatta, Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat sejak Jum’at (15/01/2021) lalu yang diakibatkan oleh Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter. Sebagaimana diketahui bersama bahwa sejak awal mereka mengungsi ke tempat tersebut,

Berkunjung ke Posko GKJW, GUSDURian Peduli Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa

Malang, NOLAR.id – Bertempat di Desa Wirotaman, Dusun Sukoanyar, Kecamatan Ampelgading berdiri Posko Tanggap Bencana GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Sukoanyar. Posko tersebut didirikan untuk melakukan penanganan pasca gempa yang terjadi di Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. Gempa berkekuatan 6,7 Skala Richter tersebut meluluhlantakkan ratusan rumah di Kabupaten Malang, termasuk di Desa Wirotaman. GUSDURIan Peduli

GUSDURian Peduli Salurkan Bantuan Kepada Korban Gempa di Lumajang

Lumajang, NOLAR.id – Gempa yang berkekuatan 6,7 Skala Richter mengguncang Kabupaten Malang dan Lumajang, akibatnya ratusan rumah di Kabupaten Lumajang mengalami kerusakan ringan hingga berat, Sabtu (10/04/2021). Merespon hal tersebut, GUSDURian Peduli bergegaslah untuk menggalang donasi melalu kitabisa.com yang hasilnya nanti akan disalurkan kepada para korban gempa. Dari hasil donasi tersebut, GUSDURian Peduli pada Senin,

Tragedi Selat Bali, KMP Yunice Tenggelam

Jembrana, nolarindo.com – Berita duka datang dari Selat Bali tepatnya di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana pada Senin (29/06/2021) malam. Musibah pelayaran terjadi

Scroll to Top