Peringati Hari Lingkungan Hidup, Laskar Hijau Gelar Doa Bersama dan Berikan Warning Adanya Potensi Bencana

Lumajang, NOLAR.id – Bertempat kaki Gunung yang berada di Kecamatan Klakah, yakni Lemongan, Laskar Hijau langsungkan Doa Bersama (Istighosah), Jum’at (04/06/2021).

Hal tersebut sengaja dilakukan oleh organisasi swadaya yang berfokus pada penghijauan, khususnya melakukan konservasi kawasan hutan Gunung Lemongan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada, Sabtu (05/06/2021).

Ads

Sebelum melangsungkan doa bersama, acara yang hanya diikuti oleh internal organisasi ini terlebih dahulu melakukan diskusi tentang isu-isu terkini terkait Lingkungan, khususnya yang ada di Kabupaten Lumajang.

A’ak Abdullah Al-Kudus selaku Koordinator Laskar Hijau menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi alam saat ini.

“Saat ini terjadi peningkatan akan terjadinya bencana alam, di Kabupaten Lumajang beberapa waktu lalu digegerkan dengan adanya Gempa yang meluluhlantakkan ribuan rumah di Kecamatan Tempursari, Pronojiwo, dan Pasrujambe, hingga Pasirian,” ujarnya.

Lebih lanjut, aktivis lingkungan tersebut memaparkan hasil kajian BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) tentang adanya potensi terjadinya gempabumi M 8,7 hingga genangan akibat tsunami setinggi 30 meter di sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Seperti yang diketahui bersama, benteng alam yang ada di pesisir selatan sangat minim. Merespon hal tersebut A’ak mengingatkan betapa pentingnya untuk terus melakukan penghijauan, khususnya di Pesisir Pantai Selatan.

“Tentu hal semacam ini menjadi kewaspadaan bagi kita semua, sehingga tanggung jawab tersebut, menjadi tanggung jawab semua pihak,” pungkasnya.

Pewarta : Muhammad Riski
Foto : Muhammad Riski

Ads
Share on email
Email
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Respon Potensi Bencana di Pesisir Selatan Jatim, Laskar Hijau Bertekad Bangun Daya Dukung Lingkungan

Lumajang, nolar.id – Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Dwikora Karnawati pada Jum’at (28/05/2021) memperingatkan adanya potensi gempa bumi di atas Magnitudo 8,7 dan Tltsunami hingga ketinggian maksimum 29 meter, dengan kecepatan 20-24 menit, serta ketinggian genangan hingga 22 meter di pesisir selatan Jawa Timur. BMKG juga telah mengamati dan menganalisis fenomena gempa bumi

GUSDURian Peduli Bangun Sumur Bor Untuk Masyarakat Aholeang dan Rui

Majene, NOLAR.id – Setelah mendirikan 30 Huntara (Hunian Sementara). GUSDURian Peduli membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Dusun Aholeang dan Rui yang mengungsi di Desa Mekatta, Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat sejak Jum’at (15/01/2021) lalu yang diakibatkan oleh Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter. Sebagaimana diketahui bersama bahwa sejak awal mereka mengungsi ke tempat tersebut,

Berkunjung ke Posko GKJW, GUSDURian Peduli Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa

Malang, NOLAR.id – Bertempat di Desa Wirotaman, Dusun Sukoanyar, Kecamatan Ampelgading berdiri Posko Tanggap Bencana GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Sukoanyar. Posko tersebut didirikan untuk melakukan penanganan pasca gempa yang terjadi di Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. Gempa berkekuatan 6,7 Skala Richter tersebut meluluhlantakkan ratusan rumah di Kabupaten Malang, termasuk di Desa Wirotaman. GUSDURIan Peduli

GUSDURian Peduli Salurkan Bantuan Kepada Korban Gempa di Lumajang

Lumajang, NOLAR.id – Gempa yang berkekuatan 6,7 Skala Richter mengguncang Kabupaten Malang dan Lumajang, akibatnya ratusan rumah di Kabupaten Lumajang mengalami kerusakan ringan hingga berat, Sabtu (10/04/2021). Merespon hal tersebut, GUSDURian Peduli bergegaslah untuk menggalang donasi melalu kitabisa.com yang hasilnya nanti akan disalurkan kepada para korban gempa. Dari hasil donasi tersebut, GUSDURian Peduli pada Senin,

Kappung GUSDURian Peduli Dibangun di Desa Mekkatta Sulbar

Majene, NOLAR.id – Para relawan GUSDURian Peduli membangun Huntara untuk para pengungsi korban Gempa Bumi di sebuah galung (tanah lapang) di Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Huntara yang dibuat dari bahan kayu dengan desain rumah panggung ini berdiri berjejer sehingga menyerupai sebuah Kappung (Kampung) kecil di antara pohon-pohon kelapa yang bersebelahan dengan

Tragedi Selat Bali, KMP Yunice Tenggelam

Jembrana, nolarindo.com – Berita duka datang dari Selat Bali tepatnya di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana pada Senin (29/06/2021) malam. Musibah pelayaran terjadi

Scroll to Top